Marhalim Zaini dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perkembangan sastra dan teater Melayu kontemporer di Riau. Melalui karya kreatif, aktivitas akademik, serta kerja komunitas yang konsisten, ia berkontribusi dalam menjaga kesinambungan tradisi sekaligus membuka ruang pembaruan dalam dunia kesenian.
- Nama lengkap: SPN. Marhalim Zaini, S.Sn., M.A.
- Tempat, tanggal lahir: Teluk Pambang, Bengkalis, Riau, 15 Januari 1976
- Domisili: Pekanbaru, Riau
- Profesi utama: Sastrawan, penulis, dramawan, akademisi, penggerak seni-budaya
Latar Keluarga
Marhalim Zaini berasal dari Desa Teluk Pambang, Bengkalis, wilayah pesisir yang kental dengan tradisi Melayu. Lingkungan sosial dan kultural tempat ia tumbuh memberi pengaruh kuat terhadap orientasi estetik dan tematik karya-karyanya, terutama terkait identitas Melayu, sejarah lokal, dan relasi tradisi dengan modernitas.
Ia menikah dengan Titin Kasmila Dewi, S.Ag., S.H., dan dikaruniai dua orang anak:
- Dara Asia Nashwa Aliela
- Attar Muda Malaka
Keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan kreatifnya, terutama dalam menjaga kesinambungan nilai budaya dan pendidikan.
Pendidikan
Perjalanan pendidikan Marhalim Zaini mencerminkan perpaduan antara praktik seni dan kajian akademik:
- SD Teluk Pambang, Bengkalis
- MTs Masmur Pekanbaru
- MAN 1 Pekanbaru
- IAIN Imam Bonjol Padang (tidak selesai)
- S1 Teater, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta
- S2 Antropologi Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta
Latar akademik ini memperkuat pendekatannya dalam berkesenian, tidak hanya sebagai praktik estetika, tetapi juga sebagai medan kajian budaya dan identitas.
Karier dan Aktivitas Publik
Sejak menetap di Pekanbaru pada 2004, Marhalim Zaini aktif menggerakkan berbagai inisiatif seni dan sastra. Ia dikenal sebagai pendiri dan penggerak sejumlah komunitas, antara lain:
- Sanggar Sastra Siswa
- Majelis Jumat, forum diskusi sastra bulanan
- Sekolah Menulis Paragraf
- Telangkai Teater Riau
- Rumah Kreatif Suku Seni Riau (sejak 2017)
Di bidang akademik, ia pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Teater Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) dan hingga kini aktif sebagai dosen luar biasa di sejumlah perguruan tinggi. Ia juga terlibat dalam organisasi kebudayaan dan kesenian tingkat daerah maupun nasional, termasuk Federasi Teater Indonesia (FTI) dan berbagai forum sastra.
Selain itu, Marhalim memiliki pengalaman panjang di bidang jurnalistik dan pengelolaan media seni-budaya, pernah menjadi pemimpin redaksi dan redaktur di berbagai tabloid, jurnal, dan majalah kebudayaan.
Prestasi dan Karya
Marhalim Zaini telah menerbitkan lebih dari 26 buku tunggal dalam berbagai genre: puisi, cerpen, novel, drama, esai, hingga kajian ilmiah. Beberapa karya pentingnya antara lain:
- Segantang Bintang Sepasang Bulan (Puisi)
- Getah Bunga Rimba (Novel)
- Hikayat Kampung Mati (Novel)
- Megalomania (Novel)
- Pangeran Terubuk (Drama)
- Jangan Kutuk Aku Jadi Melayu (Puisi)
- Orientasi Kelisanan dalam Proses Penciptaan dan Resistensi Budaya Orang Melayu (Kajian ilmiah)
Karyanya juga dimuat dalam puluhan antologi bersama nasional dan internasional, serta diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Portugal, dan Korea. Tulisan-tulisannya tersebar di media nasional seperti Kompas, Koran Tempo, Republika, Horison, dan berbagai media daerah.
Penghargaan
Sejumlah penghargaan bergengsi pernah diterima Marhalim Zaini, di antaranya:
- Anugerah Seni Dewan Kesenian Riau sebagai Seniman Pemangku Negeri (SPN)
- Ganti Award (dua kali)
- Anugerah Sagang (karya dan budayawan pilihan)
- Penghargaan Sastra Badan Bahasa Kemendikbud
- Anugerah Hari Puisi Indonesia
Penghargaan-penghargaan tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu tokoh penting sastra Indonesia dari Riau.
Keterlibatan Nasional dan Internasional
Marhalim Zaini kerap diundang dalam forum sastra nasional dan internasional, seperti:
- Ubud Writers and Readers Festival
- Borobudur Writers & Cultural Festival
- International Literary Biennale
- Korea–ASEAN Poets Literature Festival
Keterlibatan ini memperluas jangkauan gagasan dan karya-karyanya ke tingkat global.
Marhalim Zaini merupakan sosok yang berperan penting dalam perkembangan sastra dan teater Melayu Riau. Melalui karya, pendidikan, dan pengorganisasian komunitas, ia berkontribusi menjaga kesinambungan tradisi sekaligus mendorong pembaruan pemikiran dan ekspresi seni. Perjalanannya mencerminkan dedikasi panjang terhadap dunia kebudayaan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.